Studi Kasus
Omzet Rp 2,83 Miliar dari Marketplace
ROAS 8,1× selama enam belas bulan, dari media sosial dan Google yang berjalan bersamaan ke satu toko marketplace.
-
Situasinya
Penjualan marketplace berlangsung di dalam platform pihak ketiga, sehingga data pembeliannya berada di luar sistem iklan. Tanpa sambungan tersebut, penyesuaian anggaran bersandar pada total penjualan saja.
-
Yang terlihat di angkanya
ROAS 8,1× pada omzet sebesar Rp 2,83 miliar menuntut iklan berjalan di banyak produk sekaligus. Skala tersebut dapat dikelola ketika performa per produk terbaca.
Enam belas bulan juga berarti angkanya sudah melewati beberapa siklus promo besar marketplace, periode yang umumnya membuat ROAS berfluktuasi tajam.
-
Yang kami jalankan
Langkah pertama pada kasus marketplace selalu sama: menghubungkan data penjualan agar terbaca. Setelah itu, pembeli baru dipisahkan dari pembeli lama, dan materi iklan diputar di sekitar produk yang terbukti terjual.
Media sosial dan Google menjalankan dua tugas berbeda. Media sosial membangun permintaan, Google menangkap pencarian nama produk. Keduanya digabungkan dalam satu pengukuran.
-
Hasilnya
Total omzet Rp 2,83 miliar dengan ROAS 8,1×, periode Mei 2025 sampai Agustus 2026, ditarik dari dashboard yang kliennya buka sendiri.
-
Catatan untuk bisnis serupa
Pada penjualan marketplace, sambungan data biasanya lebih menentukan daripada besarnya anggaran, karena seluruh keputusan berikutnya bersandar padanya.
Nama klien kami rahasiakan. Angkanya ditarik dari dashboard kami, bukan dari tangkapan layar kampanye terpilih.
Ingin membahas iklan untuk bisnis Anda?
Pendaftaran klien baru belum dibuka. Masuk ke daftar tunggu, dan kami akan menghubungi Anda ketika ada tempat.
Masuk Daftar Tunggu